METROINFONEWS.CO |MAKASSAR -Rotasi struktural di tubuh Kejaksaan Tinggi Sul-Sel kembali menjadi pusat perhatian publik, pasalnya Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sul-Sel, Didik Farkhan Alisyahdi, S.H, M.H., belum genap setahun menjabat kembali dimutasi dan digantikan oleh, Dr. Sila Haholonga, S.H, M.Hum., Kajati Kepulauan Bangka Belitung.(Rabu 15/4/2026)
Dikabarkan sebelum terjadi mutasi di lingkungan pejabat Kejati Sul-Sel, nama Didik, menjadi sorotan publik ditengah penetapan eks Pj Gubernur Sul-Sel Bahtiar Baharuddin sebagai tersangka dugaan Korupsi pengadaan bibit nanas yang merugikan Negara hingga 50 miliar.
“Sebuah prestasi yang harus di apresiasi, pasalnya sosok didik yang pada saat itu baru genap Lima bulan menjabat berani mengambil sikap untuk melakukan pengusutan dan penetapan tersangka kasus dugaan korupsi”, Ucap, Allang, Kabid Pengkajian dan Pengembangan Kader,
Disisi lain, kasus Pagar Laut yang tengah menjadi sorotan publik juga menjadi kasus besar yang tengah di usut oleh, Didik.
“Mutasi yang terjadi di lingkungan Kejati Sul-Sel, kami duga adalah efek dari pengusutan kasus pagar laut”, jelasnya
“Namun, pergantian pimpinan Kejati Sul-Sel tidak harus menjadi alasan pihak dari kejati untuk berhenti mengusut kasus tersebut sampai pada penetapan tersangka”, lanjutnya
Menurut, Allang, Kajati yang baru, Dr. Sila Haholonga, memiliki posisi, porsi, dan tugas yang sama dengan Kajati sebelumnya.
“Bukan berarti Kajati terganti dan kasus pagar laut juga terhenti, namun ini adalah tugas Kajati baru untuk melanjutkan kasus tersebut sampai pada penetapan tersangka”, tegasnya
“Kami akan tetap mengawal dan menjadi alaram pengingat untuk Kajati baru”, pungkasnya(/*)Ir.T/red
