METROINFONEWS.CO | ACEH TIMUR – Peta politik di Aceh Timur kembali memanas. Sosok kuat, Muhammat Yunus yang akrab disapa Bang Banta, resmi bergabung dengan Partai Kebangkitan Bangsa wilayah Aceh di bawah komando Ruslan Daud atau yang dikenal dengan sapaan HRD.
Kehadiran nama Banta dalam bursa pencalonan Ketua DPC PKB Aceh Timur sontak mengejutkan publik. Pasalnya, Banta bukan figur biasa. Ia merupakan mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka yang memiliki pengaruh kuat, baik di kalangan kawan maupun lawan politik.
Tak hanya itu, rekam jejak politiknya juga terbilang mentereng. Banta pernah menjabat sebagai anggota DPR Aceh periode 2019–2024 dan dikenal sebagai bagian dari pengurus inti Partai Demokrat Aceh.
Selama menjabat, Banta dikenal sebagai figur loyal dan vokal, terutama dalam memperjuangkan aspirasi keagamaan. Hampir seluruh pokok pikirannya (pokir) diarahkan untuk pembangunan dayah dan masjid. Ia juga dikenal dekat dengan kaum dhuafa serta anak yatim, menjadikannya sosok yang memiliki basis sosial kuat di tengah masyarakat.
Dalam keterangannya kepada media, Banta mengungkapkan sejumlah alasan di balik keputusannya bergabung dengan PKB.
“Ada beberapa faktor yang membuat saya tertarik bergabung dengan PKB. Pertama, partai ini berhaluan Ahlussunnah wal Jamaah, sehingga lebih mudah bagi saya memperjuangkan dayah dan masjid di Aceh,” ujarnya kepada awak media pada, Selasa (14/4/2026).
Ia juga mengaku terkesan dengan kepemimpinan HRD. Menurutnya, saat pengukuhan DPW PKB di Banda Aceh, ia melihat langsung bagaimana struktur Dewan Syuro diisi oleh para ulama besar di Aceh.
“Gaya kepemimpinan beliau sangat memotivasi. Komunikasinya lugas, humble, dan yang paling penting beliau bekerja bukan sekadar retorika, tapi turun langsung ke tengah masyarakat,” lanjut Banta.
Masuknya Bang Banta ke PKB dinilai bisa menjadi kekuatan baru sekaligus ancaman serius dalam kontestasi politik di Aceh Timur ke depan.(DANTON) Kaperwil Aceh
