METROINFONEWS.CO | LANGSA ACEH – Aroma ketidakberesan dalam proses penerimaan karyawan di PT Wings Surya yang beroperasi di Gampong Sungai Lueng, Kecamatan Langsa Timur, Kota Langsa, Provinsi Aceh kian menyulut amarah masyarakat. Warga mulai angkat suara, mempertanyakan apakah rekrutmen benar-benar dilakukan secara adil—atau justru sarat “permainan belakang layar”.
Kekecewaan memuncak setelah banyak warga lokal memprediksikan bakal gagal menembus seleksi, sementara sejumlah nama yang melamar hampir mencapai 500 orang. Situasi ini memunculkan dugaan kuat bahwa masyarakat sekitar hanya dijadikan penonton di tanah sendiri.
“Perusahaan berdiri di Gampung kami, yang kami kuatirkan disingkirkan. Ini kami tidak terima nantinya,” ujar seorang warga dengan nada geram.

Lebih memicu kecurigaan, informasi lowongan kerja disebut-sebut tidak pernah diumumkan secara terbuka. Tidak ada papan pengumuman, tidak ada sosialisasi resmi, bahkan jalur pendaftaran pun dinilai tidak transparan. Kondisi ini membuka ruang spekulasi adanya praktik “titipan” atau jalur orang dalam yang merugikan warga lokal.
Sejumlah tokoh masyarakat menilai, jika benar terjadi ketidakadilan dalam proses rekrutmen, maka hal ini bukan sekadar persoalan tenaga kerja, melainkan bentuk pengabaian terhadap hak masyarakat sekitar.
“Kalau perusahaan tidak bisa berlaku adil, untuk apa mereka beroperasi di sini? Jangan hanya ambil keuntungan, tapi abaikan warga,” tegas salah satu tokoh masyarakat. Selasa (5/5/2026).
Sorotan kini juga mengarah ke pemerintah daerah Kota Langsa yang dinilai belum menunjukkan sikap tegas. Warga mendesak adanya investigasi terbuka untuk mengungkap apakah proses rekrutmen di PT Wings Surya berjalan sesuai aturan atau justru sarat kepentingan tertentu.
Hingga saat ini, pihak perusahaan masih bungkam. Diamnya perusahaan justru semakin memperkuat kecurigaan publik, ada apa sebenarnya di balik penerimaan karyawan ini?.
Masyarakat kini menunggu, apakah keadilan akan ditegakkan, atau suara mereka kembali diabaikan.(DANTON) Kaperwil Aceh
