METROINFONEWS.CO | GOWA – Pemerintah Desa Panciro bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) kembali menggelar musyawarah terkait rencana pengadaan lahan pekuburan umum bagi masyarakat Desa Panciro, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Musyawarah tersebut berlangsung di Masjid Nurul Jihad, Jalan Poros Limbung, Desa Panciro, pada Rabu (28/10/2026), sekitar pukul 15.00 WITA.
Pertemuan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah desa bersama panitia pelaksana untuk memperkuat koordinasi dan mendorong partisipasi masyarakat dalam mewujudkan ketersediaan lahan pekuburan umum bagi warga setempat.
Dalam musyawarah tersebut, sejumlah usulan dibahas, termasuk kesiapan peserta untuk terlibat dalam penggalangan partisipasi masyarakat di empat dusun. Pembentukan dan pembagian tim kerja di masing-masing dusun juga menjadi perhatian guna memaksimalkan keterlibatan warga dalam mendukung program tersebut.
Kegiatan ini dihadiri Penjabat (Pj.) Kepala Desa Panciro, Asram Suhendra, ST., M.AP., beserta jajaran pemerintah desa, Ketua BPD bersama anggota, Ketua Tim Kerja Pengadaan Lahan Pekuburan Umum, Anwar Dg. Malolo, SE., MM., serta sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama dari perwakilan empat dusun di Desa Panciro.
Musyawarah berlangsung dalam suasana aman dan penuh kebersamaan. Sejumlah tokoh masyarakat dan peserta yang hadir bahkan secara langsung menyatakan kesediaannya untuk berpartisipasi dengan mewakafkan dana atau memberikan iuran yang diserahkan kepada panitia tim kerja pengadaan lahan pekuburan umum.
Partisipasi tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan nyata masyarakat terhadap program yang dinilai memiliki manfaat jangka panjang bagi seluruh warga Desa Panciro.
Ketua Tim Kerja Pengadaan Lahan Pekuburan Umum Desa Panciro, Anwar Dg. Malolo, SE., MM., menyampaikan harapannya agar amanah yang diberikan masyarakat dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Semoga ini dapat menjadi amanah buat kami tim kerja, sebab program ini adalah untuk kebersamaan kita, untuk tempat peristirahatan kita semua,” ungkap Anwar.
Ia berharap dukungan dan partisipasi masyarakat dapat terus terjaga sehingga proses pengadaan lahan pekuburan umum dapat berjalan sesuai dengan harapan bersama.
Senada dengan hal tersebut, Pj. Kepala Desa Panciro, Asram Suhendra, ST., M.AP., menekankan pentingnya menjaga komunikasi dan kebersamaan antara pemerintah desa dengan seluruh lapisan masyarakat.
Menurutnya, dukungan masyarakat merupakan faktor penting dalam mewujudkan program pengadaan sekaligus pengelolaan lahan pekuburan umum di Desa Panciro.
“Semoga ruang komunikasi terus berjalan dengan baik pada seluruh lapisan masyarakat Desa Panciro agar impian kita bersama dalam penyediaan dan pengelolaan lahan pekuburan umum di desa ini dapat terlaksana dengan baik. Sebab, tanpa dukungan masyarakat, kami pemerintah desa tidak ada apa-apanya. Oleh karena itu, semoga kekompakan dan kebersamaan ini dapat terus terjaga,” terangnya.
Melalui musyawarah tersebut, pemerintah desa, BPD, panitia tim kerja, serta masyarakat diharapkan dapat terus bersinergi dalam mewujudkan ketersediaan lahan pekuburan umum yang menjadi kebutuhan bersama.
Semangat gotong royong dan partisipasi masyarakat dari empat dusun diharapkan menjadi fondasi utama dalam merealisasikan program tersebut demi kepentingan seluruh warga Desa Panciro.(**)red/SS
