METROINFONEWS.CO | LANGSA ACEH – Penunjukan Kepala Cabang Dinas (Kacabdin) di bawah naungan Dinas Pendidikan Aceh untuk wilayah Kota Langsa kembali menuai sorotan publik. Kali ini, jabatan tersebut diketahui dijabat oleh Antoni Samad, sosok yang disebut berasal dari luar Langsa, berasal dari Kabupaten Aceh Timur sebelumya menjabat Kepala Sekolah SMKN 1 Idi sehingga memicu tanda tanya besar di kalangan masyarakat Langsa.
Masyarakat Kota Langsa menilai, keputusan yang berada dalam kewenangan Dinas Pendidikan Aceh tersebut seakan menunjukkan bahwa sumber daya manusia (SDM) lokal tidak lagi dipercaya untuk memimpin di daerahnya sendiri. Padahal, menurut mereka, banyak putra daerah yang dinilai memiliki kapasitas, pengalaman, dan integritas yang mumpuni.
“Ini yang jadi pertanyaan publik, apakah di Langsa sudah tidak ada lagi orang yang layak memimpin? Atau memang tidak diberi kesempatan?” ujar salah satu tokoh yang enggan disebutkan namanya itu kepada awak media, Rabu (13/5/2026).
Penunjukan Antoni Samad sebagai Kacabdin Langsa ini dinilai dapat berdampak pada menurunnya semangat dan kepercayaan diri aparatur lokal, khususnya di lingkungan pendidikan. Selain itu, muncul kekhawatiran bahwa kebijakan yang diambil nantinya kurang memahami karakteristik serta kebutuhan dunia pendidikan di Langsa.
Tak sedikit pihak yang menduga adanya faktor lain di balik penunjukan tersebut oleh Dinas Pendidikan Aceh. Mulai dari kepentingan tertentu hingga minimnya transparansi dalam proses penempatan jabatan.
“Jangan sampai publik berasumsi negatif. Harus ada penjelasan terbuka dari Dinas Pendidikan Aceh, kenapa bukan putra daerah yang dipilih,” tambahnya.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas Pendidikan Aceh terkait dasar dan pertimbangan penunjukan Antoni Samad sebagai Kacabdin Langsa.
Masyarakat berharap, ke depan proses pengisian jabatan strategis di lingkungan Dinas Pendidikan Aceh dapat dilakukan secara lebih transparan, objektif, dan mengedepankan potensi daerah. Hal ini dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memberi ruang bagi putra daerah untuk berkontribusi dalam pembangunan pendidikan di tanah sendiri.(DANTON) Kaperwil Aceh
