METROINFONEWS.CO | Bulukumba – Penyaluran bantuan ketahanan pangan melalui program kebun percontohan di Desa Bulo-Bulo, Kecamatan Bulukumpa, Kabupaten Bulukumba, Tahun Anggaran 2025, menjadi sorotan sejumlah warga.
Warga menduga penerima bantuan didominasi oleh kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), perangkat desa, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kepala dusun, hingga keluarga pejabat desa. Menurut mereka, program tersebut seharusnya lebih diprioritaskan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.
Seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan mengungkapkan bahwa dari sekitar 100 penerima bantuan penguatan ketahanan pangan tingkat desa, terdapat sejumlah ASN dan aparatur desa yang tercatat sebagai penerima manfaat.
“Dalam daftar penerima terdapat perangkat desa, anggota BPD, kepala dusun, ASN, bahkan keluarga pejabat desa. Padahal masih banyak masyarakat yang dinilai lebih layak menerima bantuan tersebut,” ujarnya.
Bantuan yang disalurkan disebut meliputi berbagai jenis bibit dan sarana pertanian, di antaranya bibit durian Musang King, pala, kakao, benih sayuran, hingga pupuk.
Warga menilai pemerintah desa perlu menerapkan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keadilan dalam proses penetapan penerima bantuan agar tidak menimbulkan polemik maupun dugaan ketidakadilan di tengah masyarakat.
Atas kondisi tersebut, warga meminta Inspektorat Kabupaten Bulukumba melakukan audit terhadap pengelolaan dan penyaluran anggaran program ketahanan pangan di Desa Bulo-Bulo. Selain itu, mereka juga berharap aparat penegak hukum melakukan penelusuran lebih lanjut apabila ditemukan adanya indikasi pelanggaran dalam pelaksanaan program tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Desa Bulo-Bulo Mappilawa SE, belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Saat dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp, Kepala Desa Bulo-Bulo hanya memberikan jawaban singkat, “Iya, nanti hari Senin.”
Namun, beberapa saat setelah konfirmasi dilakukan, nomor WhatsApp yang bersangkutan dilaporkan tidak lagi dapat dihubungi.(**)red.
