METROINFONEWS.CO |Gowa – Warga Dusun Pakkatto Caddi, Desa Pakkatto, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa, memprotes penimbunan plat dauker yang rusak dan berlobang di jalan poros yang menghubungkan Desa Timbuseng, Kecamatan Pattallassang.Rabu 6/5/2026.
Plat tersebut berada di jalur utama provinsi Sulawesi Selatan dan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas bagi pengguna kendaraan roda dua maupun roda empat.
Menurut sumber yang enggan disebutkan namanya, penimbunan dilakukan oleh Kepala Desa Pakkatto, Muh Basir, bersama Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Pakkatto, Yusuf Mangka, pada Senin (4/5/2026) sekitar pukul 23.00 WITA.
“Banyak warga yang melihat Pak Desa dan Ketua BPD mengangkat batu kali di pinggir jalan untuk menimbun plat dauker berlobang,” ujar sumber tersebut.
Sumber menambahkan, tindakan tersebut dinilai tidak menyelesaikan masalah, justru berpotensi menimbulkan genangan air saat musim hujan karena drainase tersumbat.
“Solusinya bukan menimbun plat dauker rusak dengan batu kali, tapi pemerintah segera melakukan perbaikan,” tegas sumber.
Camat Bontomarannu, Ilham Halim, yang baru dilantik menggantikan Syafaat, memberikan klarifikasi terkait insiden ini.
Melalui WhatsApp dan telepon, Selasa (5/5/2026), Ilham Halim menjelaskan bahwa penimbunan dilakukan untuk mencegah kecelakaan, setelah sebelumnya plat berlobang tersebut sempat digunakan warga untuk membantu orang melintas, namun tanda peringatan yang dipasang hilang.
“Baru terjadi mobil terpleset ke lobang, mengakibatkan kerusakan kendaraan.Penimbunan dilakukan sementara untuk menghindari kejadian serupa dan penguatan liar (pungli), sambil menunggu perbaikan dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Gowa,” jelas Ilham Halim.
Camat menegaskan, pemerintah desa tidak akan melakukan tindakan yang merugikan warga. “Penimbunan hanya bersifat sementara, sambil menunggu informasi resmi dari dinas terkait untuk perbaikan permanen,” pungkasnya.(Nur)
