MERTROINFONEWS.CO | BANDA ACEH – Dalam rangka meningkatkan pembinaan spiritual di bulan suci Ramadhan, Tim Penyuluh Kementerian Agama Kota Banda Aceh melaksanakan kegiatan Tafakhur Ramadhan Hari Ke-12 bagi Anak Binaan Pemasyarakatan (ABP) di LPKA Kelas II Banda Aceh, Senin (2/3/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai tersebut digelar di Musholla As-Syifa dan diikuti dengan penuh khidmat oleh para ABP. Program ini menjadi bagian dari upaya pembinaan kepribadian yang berkelanjutan selama bulan Ramadhan, guna membentuk karakter religius dan meningkatkan ketakwaan para anak binaan.
Dalam penyampaiannya, Tim Penyuluh Kemenag menekankan pentingnya memperbanyak melantunkan sholawat kepada Rasulullah SAW selama bulan Ramadhan sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi sekaligus upaya mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selain itu, para penyuluh juga mengingatkan agar para ABP senantiasa menjaga kualitas ibadah, khususnya shalat lima waktu.
Materi yang disampaikan meliputi tata cara pelaksanaan shalat yang baik dan benar, mulai dari bacaan hingga gerakan sesuai tuntunan syariat. Penjelasan diberikan secara rinci dan interaktif agar para ABP dapat memahami serta mempraktikkan ibadah dengan lebih sempurna dalam kehidupan sehari-hari.
Adapun Tim Penyuluh Kemenag Kota Banda Aceh yang bertugas pada kegiatan tersebut terdiri dari H. Ahmad Rizal, Lc., MA; Muhammad Amin, S.Pd; Zulham, S.Sos; Hasanuddin, S.Hi; Sri Agustina, S.Pd; Cut Mastura, S.Pd; dan Rosmiati, S.Pd. Kehadiran para penyuluh diharapkan mampu memberikan motivasi dan semangat baru bagi para ABP dalam menjalani pembinaan.
Kegiatan Tafakhur Ramadhan ini turut didampingi oleh staf pembinaan LPKA serta petugas regu pengawasan guna memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar. Suasana penuh kekhusyukan dan antusiasme tampak selama kegiatan berlangsung.
Kepala LPKA Kelas II Banda Aceh, Yusnaidi, S.H., M.Si., menyampaikan apresiasi atas dukungan dan sinergi yang terjalin antara LPKA dan Kemenag Kota Banda Aceh dalam membina anak binaan, khususnya dalam penguatan nilai-nilai keagamaan di bulan suci Ramadhan.
Demikian laporan kegiatan ini disampaikan sebagai bentuk atensi kepada pimpinan. Semoga kegiatan pembinaan keagamaan ini terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi seluruh Anak Binaan Pemasyarakatan.(FAHRUL)
