METROINFONEWS.COM | BANDA ACEH – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Banda Aceh menerima kunjungan edukatif dari siswa dan guru SMP Muhammadiyah 1 Banda Aceh pada Kamis, 05 Maret 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Karakter Agar Masa Depan Pelajar Tercerahkan” ini bertujuan memberikan edukasi kepada para pelajar tentang pentingnya kesadaran hukum serta pembentukan karakter generasi muda.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala LPKA Kelas II Banda Aceh, Yusnaidi, S.H., M.Si., yang didampingi oleh Kepala Seksi Pembinaan Sulaiman, S.H., beserta pejabat struktural dan jajaran pegawai LPKA. Dalam sambutannya, Yusnaidi menyampaikan bahwa kegiatan edukatif seperti ini sangat penting untuk memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai konsekuensi hukum dari berbagai bentuk kenakalan remaja.
“Kami berharap melalui kegiatan ini para siswa dapat lebih memahami pentingnya menaati hukum, membangun karakter yang baik, serta menjauhi berbagai perilaku negatif yang dapat merusak masa depan,” ujar Yusnaidi.
Sebelum kegiatan dimulai, seluruh peserta mengikuti proses registrasi dan pemeriksaan barang bawaan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) keamanan yang berlaku di lingkungan LPKA Kelas II Banda Aceh.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi talkshow bertema “Kesadaran Hukum” yang disampaikan oleh petugas LPKA Banda Aceh. Dalam sesi ini, para siswa diberikan pemahaman secara interaktif mengenai Undang-Undang Perlindungan Anak, serta berbagai bentuk kenakalan remaja seperti bullying dan penyalahgunaan narkoba yang dapat berdampak pada masa depan generasi muda.
Antusiasme para siswa terlihat dalam sesi tanya jawab, di mana mereka aktif mengajukan pertanyaan seputar LPKA, proses pembinaan anak binaan, serta langkah-langkah pencegahan agar remaja tidak terjerumus dalam pelanggaran hukum.
Sebagai penutup, para peserta melakukan observasi singkat dengan melihat langsung lingkungan LPKA Kelas II Banda Aceh guna memperoleh gambaran mengenai proses pembinaan yang dilaksanakan di dalam lembaga. Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan kondusif tanpa kendala yang berarti. Diharapkan melalui kegiatan ini, para pelajar dapat mengambil pelajaran berharga serta semakin meningkatkan kesadaran hukum sejak usia dini.(FAHRUL)
