METROINFONEWS.CO | GOWA + Upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini penyakit tuberkulosis (TBC) terus dilakukan di Kabupaten Gowa. Salah satunya melalui kegiatan Gerakan Serentak Tracing TBC yang terintegrasi dengan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Desa Panciro, Kecamatan Bajeng, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Dusun Mattirobaji, Desa Panciro, tersebut mendapat pendampingan dari Bhabinkamtibmas Desa Panciro Polsek Bajeng Polresta Gowa, Aiptu Ahmad Zubair.
Sekitar 100 warga masyarakat turut ambil bagian dalam pemeriksaan kesehatan yang digelar sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan pemantauan kondisi kesehatan masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa, drg. Abdul Haris Usman, Kepala Puskesmas Bajeng, dr. H. Ilham Ikzan, serta dr. Rahmatullah Ahmad.
Hadir pula Babinsa Desa Panciro Serda Hasan, Penjabat (Pj.) Kepala Desa Panciro Asram Suhendra, S.T., M.Ap., dan Sekretaris Desa Panciro Abdul Rahman Dg. Rani.Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan dari Kepala Puskesmas Bajeng, Kepala Desa Panciro, dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gowa, drg. Abdul Haris Usman, mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara berkala.
Menurutnya, kesehatan merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam kehidupan. Pemeriksaan rutin diperlukan agar masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatan sejak dini serta mengambil langkah penanganan apabila ditemukan adanya gangguan kesehatan.
“Kesehatan merupakan hal yang sangat mahal dan penting dalam kehidupan. Karena itu, masyarakat diharapkan senantiasa melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin untuk mengetahui kondisi dan tingkat kesehatan masing-masing,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Selain menjadi bagian dari Gerakan Serentak Tracing TBC, pelaksanaan kegiatan juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis.
Kehadiran unsur pemerintah desa, tenaga kesehatan, aparat kepolisian dan TNI dalam kegiatan tersebut turut mendukung kelancaran pelaksanaan pemeriksaan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan kondusif.
Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya deteksi dan pemeriksaan kesehatan secara dini.(**) red/SS
